Skip to main content

This Week is an exhausted week

Minggu ini adalah minggu yang... menyenangkan (karena tidak ada pelajaran di sekolah), menyebalkan (karena ada ujian akhir semester 2), memuakan (karena gue terpaksa harus belajar untuk menghidupkan kembali nilai gue yang udah sakaratul maut). Ujian memakan waktu selama 6 hari. Okay, inilah cerita gue saat mencoba untuk menghadapi rintangan ujian.

Day 1 (6 Juni 2011):

Jadwal pelajaran yang akan di ujikan yaitu Agama, Bahasa Inggris, dan Geografi. Hari minggu, sehari sebelum ujian, tepatnya tanggal 5 Juni 2011 gue masih asik berpacaran dengan game baru yang diberikan oleh teman gue tercinta Fathiya Ikrima. Malam harinya saat gue mulai menyentuh buku yang berisi ajaran Allah SWT tersebut, adik gue tercinta mlah mengajak gue bernyanyi bersama. Alhasil gue pun tergoda untuk menyanyikan beberapa lagu jadul kenangan mama dan papa gue saat mereka muda. Setelah bernyanyi dengan enaknya, gue merasa sangat mengantuk dan tiba-tiba saat aku membuka mataku... jengjengjengjeng!!!!! SUDAH JAM 06:00 PAGI!!!!! Gue bangun dengan tergesa-gesa. Gue mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah walaupun gue tahu bahwa ujian akan dimulai jam 08:00 tapi tetap saja gue ingin berangkat lebih pagi. Mau tahu kenapa? Karena biasanya teman-teman gue membahas soal-soal ujian tahun kemarin. Karena gue tidak mendapatkan soal ujian tahun kemarin, gue berusaha untuk berangkat lebih pagi supaya bisa membaca lembaran soal milik teman gue.

Agama, lumayan lancar. Bahasa Inggris, yeah I believe that I can get a good score! Geografi, lumayan tapi gue lumayan banyak tanya ke temen gue. Yeah ulangan gue hari itu biasa saja.

Day 2 (7 Juni 2011):

Malam sebelum ulangan gue udah pegang LKS PKN, tapi pada akhirnya gue tergoda untuk menonton episode Big Brother di salah satu stasiun tv swasta. Episode waktu itu lagi seru banget. Jam 09:00 gue tertidur. Dan... BAM!!!!! Jam 05:00 gue bangun dan gue kembali tidur dan tiba-tiba jam 06:30 mama mengetuk pintu. Gue kaget setengah mampus dan bergegas untuk bangun, mempersiapkan semuanya dan berangkat ke sekolah.

PKN susahnya subhanallah. Matimatika? Oh don't ask me! I made a pattern on my answer sheet just like A B C D E or A A C D D or A A B B C C hahaha sounds stupid but finally I got a batik pattern on my answer sheet hahaha!

Day 3 (8 Juni 2011):

Malam hari sebelum ujian gue belajar Sosiologi dengan sungguh-sungguh. Biologi juga gue lalap habis. Tapi Bahasa Indonesia gue abaikan.

Bahasa Indonesia, lumayan lancar. Biologi, gak seperti ulangan harian atau ulangan semester sebelumnya kali ini Biologi susah banget karena memang materi animalia sangat banyak. Sosiologi, lancar banget walaupun agak tersendat-sendat di beberapa soal.

Day 4 (9 Juni 2011):

Tak ada yang gue pelajari pada malam hari sebelum ujian. Keesokan harinya gue belajar bersama teman-teman sebelum memulai ujian Sejarah, gue dan teman-teman membahas soal-soal ujian sejarah tahun kemarin.

Sejarah, lancar banget tapi sedikit kecewa karena gue tidak terlalu hapal soal-soal tahun kemarin karena sistem belajar gue yang cepat secepat kilat (beberapa menit sebelum ujian dimulai). Kimia, gue membuat pola lagi di lembar jawaban gue. Ekonomi, lumayan walaupun gue gak belajar tapi logika gue sangat bisa diandalkan.

Day 5 (10 Juni 2011):

Fisika yeah! Gue benar-benar membatik di lembar jawaban gue karena gue sama sekali tidak menyentuh buku fisika gue. Kakak kelas yang duduk sebangku sama gue menahan tawa karena Ia melihat gambar seorang anak laki-laki sedang memainkan string puppet lucu dengan rambutnya yang panjang seperti boneka susan. Ukuran tubuh boneka tersebut sebesar tubuh sang anak yang memainkan boneka. Sang anak berdiri diatas kotak mainan yang terbuat dari kayu dengan tangan kanan memainkan boneka tersebut, sementara tangan kiri memegang boneka kecil yang serupa tapi rambutnya tidak di ikat. Dan di ujung kertas, gue menuliskan inisial nama gue dan memberikan tanda tangan gue di atas inisial nama gue. Kali ini giliran ujian TIK dan alhamdulillah gue dapat mengerjakannya dengan mudah walaupun aada beberapa soal yang membuat gue memutar otak mengingat-ingat gambaran layar komputer.

Day 6 (11 Juni 2011):

Hari terakhir ujian!!!!! wohooooooo!!!!! Malam hari sebelum ujian dimulai, gue sudah merencaranakan berbagai hal dari mulai beli novel baru, main game, internetan, dan tidur sore. Tapi beli novel baru tidak terealisasikan. Tapi ulangan hari ini benar-benar asik. Penjaskes, gue banyak tanya ke teman gue. Bahasa Jerman lancar!!!!! Dan yap! Sepertinya besok gue benar-benar bebas. Tak ada tekanan apa pun dan yes yes yes!!!!!

Okay, tadi itu cerita gue saat menjalani ujian akhir semester 2. Gue mengakui bahwa tahun ini gue memang kurang belajar dan sering sekali bermalas-malasan. Dan karena terlalu terbuai dengan kemalasan gue, gue jadi lupa segalanya sampai-sampai gue gak memikirkan nilai gue. Tapi semoga tahun ajaran nanti gue bisa mengembalikan kebiasaan belajar gue yang tak terkalahkan! SEMANGAT!!!!! Kali ini gue harus lebih rajin! Gue harus paksa diri gue supaya rajin se-rajin gue yang dulu, yang sering bangun malam hari untuk belajar dan berdoa untuk kesuksesan gue. YAP, I MUST FORCE MY SELF TO BE A BETTER PERSON!

Comments

Popular posts from this blog

Review: Himouto! Umaru-chan (Anime TV Series)

Judul                 : Himouto! Umaru-chan Penulis              : Takashi Aoshima Sutradara         : Masahiko Ohta Tahun Tayang : 2015
Himouto! Umaru-chan adalah serial manga yang  ditulis oleh Sankaku Head yang kemudian diadaptasi ke dalam serial televisi pada tahun 2015 lalu, tepatnya anime ini tayang pada tanggal 9 Juli 2015 hingga 24 September 2015.
Kemarin saya baru saja selesai menonton serial anime ini. Hanya ada 12 episodes, sehingga tidak membutuhkan banyak waktu untuk mengetahui akhir cerita serial anime bergenre komedi ini.

Umaru adalah seorang gadis SMA yang sangat pintar, berbakat, baik hati, sangat cantik, serta menarik, sangat sempurna sehingga semua orang menyukainya. Namun sifat-sifat tersebut berubah drastis seketika Umaru masuk ke dalam apartemen kecil kakaknya, Taihei. Umaru berubah menjadi seorang pemalas. Ia hanya mau bermain game, makan, dan tidur.

Oke, langsung lanjut ke episode list of Himouto! Umaru-chan: Episode 1: Umaru and Onii-chan Episode 2: Umaru and Ebina Cha…

Review: Hana Korean Restaurant Cilegon

Hello, anyeong haseooo hehehe.
Liburan ini rata-rata aku habiskan waktuku di rumah menjalani hobi-hobi yang membahagiakanku, tapi aku sempat keluar bermain bersama teman-teman SMA beberapa kali (sebenarnya dengan si itu-itu saja sih). Nah, kemarin tanggal 2 Februari setelah aku ikut seminar di kampus, aku reunian lagi dengan teman-teman SMA, tapi kali ini bukan makan-makan dan ngobrol ngalor-ngidul di tempat makan mainstream yang biasa kita sambangi, melainkan di Hana Korean Restaurant yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 14, Kel. Kedaleman Kec. Cibeber, Cilegon, Banten seberang Giant Pondok Cilegon Indah.
Karena ini pertama kalinya aku ke restoran Korea (biasanya gak berani coba-coba makanan aneh, biasanya gak punya uang, biasanya gak ada temen yang ngajak), jadi begitu ada yang ngajak, aku pasti seneng banget dan gak nolak, dan pastinya berniat untuk bikin reviewnya.
So here i go, im going to review this Korean Restaurant.
Bagi teman-teman yang berjalan di Jalan Raya Cile…

Piknik Murah Meriah Ke Gunung Pinang

Kemarin Kamis, 26 Januari 2017 aku dan temanku Muhtar main ke Gunung Pinang di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Kramatwatu, Kabupaten Serang, tengah-tengah antara Kota Serang dan Cilegon. Tiba-tiba saja Rabu kemarin sepulangku dari Bogor Muhtar mengajakku main, karena aku penasaran sekali dengan spot foto Gunung Pinang yang sedang hits di kalangan anak gaul Serang-Cilegon, akhirnya aku mengajaknya main ke sana.
                That was the first time we are going there. Aku baru tahu kalau kami harus beli tiket dulu seharga Rp. 10.000,00 per orang untuk bisa naik ke puncak. But hey, Rp. 10.000,00 is worth to buy! Begitu beberapa meter motor ini melaju ke puncak yang cukup terjal, kami sudah merasakan sejuknya udara karena oksigen dari pepohonan di sekitar kami. Sangat berbeda dari beberapa saat lalu saat kami masih berada di jalan raya, panasnya Serang tiba-tiba diganti dengan sejuknya udara di Gunung Pinang yang menyegarkan. Cukup jauh jika harus berjalan kaki …