Langsung ke konten utama

About us (hope you still remember)

Jumat ini gue bosan. Benar-benar bosan! Pekerjaan gue hari ini adalah membersihkan rumah, membaca novel yang membuat gue kesal (karena lembaran 109/110 dobel), mencuci dan memotong jamur untuk nantinya dimasak dan dijual. Malam ini gue dan teman-teman makan malam bersama di rumah Nur Annisa karena hari ini Ia ulang tahun. Happy birthday to you!

Okay, sebenarnya topik utama yang akan gue ocehkan adalah “The last meeting with X-1”. Mengapa the last meeting? Yap! Karena setelah pembagian rapor dan penentuan jurusan yang akan dilaksanakan besok, kami libur sekolah selama beberapa saat dan saat kami kembali ke sekolah lagi, kami sudah tidak sekelas lagi. Sangat menyedihkan memang harus berpisah dengan teman-teman yang menyenangkan yang sudah sekelas dengan gue yang membosankan ini selama satu tahun. Tapi mau bagaimana lagi? Penjurusan ditentukan saat kelas X dan mulai berjalan di kelas XI bukan sejak awal masuk SMA.

Besok adalah hari yang mungkin menegangkan bagi beberapa penghuni kelas gue karena nilai hasil kerja keras selama satu tahun akan dibagikan dan penjurusan akan diumumkan di depan para orang tua mereka. Gue, bagaimana dengan gue? Bagaimana perasaan gue? Gue biasa-biasa saja, tetap tenang dan tetap membaca novel sambil memakan cemilan yang tidak terlalu mengandung banyak kolesterol. Yap, hidup gue seperti hari-hari biasa. Nothing special.

Soal nilai dan penjurusan, gue sudah membulatkan tekat gue untuk masuk kelas IPS karena insyaallah gue akan melanjutkan kuliah dengan mengambil major HI atau mungkin Sos-Pol karena gue bercita-cita untuk menjadi Diplomat dan tinggal di Eurasian country surganya kebab, Turkey! Alhamdulillah mama and papa already stopped their sarcasm towards me dan sekali lagi alhamdulillah mereka sudah bisa menerima kemampuan otak gue yang didominasi oleh ilmu ke-IPS-an *apasih gue?* Well, Ankara im coming baby!!! Doakan gue supaya cita-cita gue tercapai!

*sigh*Jujur, kalau sudah seperti ini gue jadi terharu. Tiba-tiba saja semua memori tentang sekelumit kisah selama kurang lebih satu tahun di kelas X-1 bersama teman-teman yang berasal dari berbagai daerah dan berbagai suku itu muncul sebagai bayangan yang sangat nyata. Indah, sangat indah. Menyenangkan, menyedihkan, mengharukan, memuakkan, membanggakan, memalukan, sampai menjijikkan semua ada di kelas X-1. Sekarang gue akan membangkitkan beberapa memori yang akan terus menjadi kenangan untuk diri gue sendiri dan mungkin juga akan menjadi kenangan untuk teman-teman gue.

Mulai dari penghuni kelas dulu deh. Ade Isro the abused boy, kadang gue kasian. Adis Dhia Priyanggi dengan suara ketawanya yang khas. Ahmad Fiher… gak tau deh manusia yang satu ini menurut gue lucu apalagi kalau udah di kecengin oleh ibu guru yang menurut gue beliau adalah guru yang paling genit, Ibu guru PKN (nama tak di sebut sebab takut mengundang kontroversi). Annisa Ratu a.k.a gue, yes imma nerd and I always be a nerd, dari kecil gue emang geeky and yeah I have a deal with it. Dan yang lainnya gue tidak dapat menuliskannya satu persatu. Maaf.

Okay, let’s start talking about some memorable moments. Pertama, saat MOS (Masa Orientasi Siswa), memang gue hanya mengikuti satu kali pertemuan di hari Minggu. Saat itu gue kaget setengah mampus saat dibentak-bentak oleh… I don’t know, mungkin dia adalah anggota OSIS. Pada hari itu gue tidak tahu wajah gue terlihat seperti apa, apakah pucat pasi atau merah merona atau seperti biasanya. Gue mendadak lemas dan yah… sakit. Lalu keesokan harinya gue dibawa ke RS Sari Asih Serang karena DBD (Demam Berdarah Dengue) yang membuat gue tidak bisa mengikuti MOS dan tidak bisa masuk sekolah selama satu hari. Dan ketika gue masuk kelas, gak tau deh bukan “GR” tapi gue merasa pas gue masuk kelas anak-anak melihat gue seperti… ahhhhh forget it, whatever!

Saat pertama kali ulangan harian, gue masih ingat guru yang pertama kali memberikan kertas yang berisikan soal-soal yang harus dikerjakan oleh siswa yang nantinya akan diambil sebagai penilaian. Yap! Ibu Yaya, ibu guru Biologi-lah yang pertamakali menguji kemampuan kami di bidang studi Biologi.

Saat pertama kali ujian mid semester ganjil.

Saat pertama kali dibagikan rapor bayangan ujian mid semester ganjil. Saat itu, teman-teman yang ingin masuk kelas IPA membicarakan nilai IPA mereka yang menurut mereka kurang. Mereka takut kalau mereka tidak bisa masuk kelas IPA.

Pesantren kilat…

Ulang tahun Brillian Pratama Putra, manusia lucu bernomor absen 6. Ulang tahunnya dirayakan di stadium yang kotor milik Kota Serang tercinta. Menurut gue, momen adalah momen paling wow! Maksud gue, paling membuat gue terharu kalau gue mengingat momen ini.

Ujian praktek menari. Seru banget tapi gue malu setengah mampus waktu itu. Gue harus pake thigh dan mengumbar betis gue yang besar itu. Kalau pake legging sih okay, tapi thigh? That was soooooo embarrassing!

Saat ulangan mid semester genap.

LATIHAN PENSI!!! *masih bersantai-santai*

Saat gue membentak kalian karena gue merasa diabaikan saat presentasi describe something. Bagi yang tidak bisa menangkap apa yang gue katakan waktu itu, inilah kata-kata laknat gue: ”CAN YOU RESPECT ME?” gue minta maaf atas kejahatan gue waktu itu. Gue memang galak kalau sedang galau. Tapi untungnya waktu itu gue bisa mengontrol mulut gue yang nakal ini untuk tidak mengatakan hal yang lebih buruk dari itu seperti yang biasa gue katakan ke adik-adik gue ketika gue sedang marah.

Saat study tour ke TMII.

LATIHAN PENSI!!! Udah deh, 2 minggu sebelum pensi anak-anak baru sadar dan benar-benar ngebut latihan pensi. Gue gak bisa lupa saat-saat yang… kalau menurut gue menyebalkan. Saat kebingungan mencocokan waktu latihan agar seluruh penduduk BASAH LAND (ini sebutan gue untuk X1) bisa ikut latihan pensi.

Pensi; 24 Mei 2011. UNFORGETTABLE MOMENT EVER! Hal yang paling membuat gue meneteskan air mata jika mengingat momen pensi adalah saat kami berkumpul untuk berdoa bersama di kelas sebelum pensi kami dimulai.

Saat ulangan semester genap. Mencontek, bertanya, sms, open book semua hal-hal yang menjurus kepada dosa kami lakukan demi mendapatkan nilai yang bagus. Tapi jujur, selama ulangan semester genap dosa yang gue buat cuma satu, yaitu bertanya kepada teman gue yang gue percaya akan membawa berkah pada jawaban yang mereka berikan kepada gue. Gue gak berani bawa handphone apalagi buku, mata gue minus jadi gue tidak dapat melihat jarak jauh dan itulah sebabnya gue tidak dapat mencontek.

Dan hal-hal kecil seperti pergi ke hall Radar Banten untuk menonton futsal bersama sekaligus mendukung tim kelas X-1. Persiapan Smansa Fair yang melelahkan, dari menyiapkan makanan untuk dijual sampai persiapan stand kelas. Saat Smansa Fair, gotong royong bahu-membahu berjualan makanan. Surprise party untuk Frau Intan. Atau “Woy, pesenin Rete ya!” dan berteriak “Pak, uduk perkedel telor” atau “Pak, susu pak”.

Dan hingga pada akhirnya… hari ini menjelang pembagian rapor dan penjurusan.

Maafkan semua dosa-dosa gue ke kalian! Gue juga sudah memaafkan dosa-dosa kalian yang backstabber, gossiper, two-faces, dan lain-lain. No offense, bukannya gue suuzan terhadap kalian tapi semuanya bisa terjadi, bahkan manusia termanis di planet ini pun bisa jadi bermuka dua. Dan jujur, kadang gue juga membicarakan kalian dengan teman-teman gue atau dengan teman yang masih sekelas. Tapi jangan berpikiran yang macam-macam, that was no more than an ordinary gossip.

Akan selalu gue ingat kalian teman-teman! Semoga cita-cita kita semua bisa tercapai! Amen ya Allah!

I love this class :)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Himouto! Umaru-chan (Anime TV Series)

Judul                 : Himouto! Umaru-chan Penulis              : Takashi Aoshima Sutradara         : Masahiko Ohta Tahun Tayang : 2015
Himouto! Umaru-chan adalah serial manga yang  ditulis oleh Sankaku Head yang kemudian diadaptasi ke dalam serial televisi pada tahun 2015 lalu, tepatnya anime ini tayang pada tanggal 9 Juli 2015 hingga 24 September 2015.
Kemarin saya baru saja selesai menonton serial anime ini. Hanya ada 12 episodes, sehingga tidak membutuhkan banyak waktu untuk mengetahui akhir cerita serial anime bergenre komedi ini.

Umaru adalah seorang gadis SMA yang sangat pintar, berbakat, baik hati, sangat cantik, serta menarik, sangat sempurna sehingga semua orang menyukainya. Namun sifat-sifat tersebut berubah drastis seketika Umaru masuk ke dalam apartemen kecil kakaknya, Taihei. Umaru berubah menjadi seorang pemalas. Ia hanya mau bermain game, makan, dan tidur.

Oke, langsung lanjut ke episode list of Himouto! Umaru-chan: Episode 1: Umaru and Onii-chan Episode 2: Umaru and Ebina Cha…

Review: Hana Korean Restaurant Cilegon

Hello, anyeong haseooo hehehe.
Liburan ini rata-rata aku habiskan waktuku di rumah menjalani hobi-hobi yang membahagiakanku, tapi aku sempat keluar bermain bersama teman-teman SMA beberapa kali (sebenarnya dengan si itu-itu saja sih). Nah, kemarin tanggal 2 Februari setelah aku ikut seminar di kampus, aku reunian lagi dengan teman-teman SMA, tapi kali ini bukan makan-makan dan ngobrol ngalor-ngidul di tempat makan mainstream yang biasa kita sambangi, melainkan di Hana Korean Restaurant yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 14, Kel. Kedaleman Kec. Cibeber, Cilegon, Banten seberang Giant Pondok Cilegon Indah.
Karena ini pertama kalinya aku ke restoran Korea (biasanya gak berani coba-coba makanan aneh, biasanya gak punya uang, biasanya gak ada temen yang ngajak), jadi begitu ada yang ngajak, aku pasti seneng banget dan gak nolak, dan pastinya berniat untuk bikin reviewnya.
So here i go, im going to review this Korean Restaurant.
Bagi teman-teman yang berjalan di Jalan Raya Cile…

Piknik Murah Meriah Ke Gunung Pinang

Kemarin Kamis, 26 Januari 2017 aku dan temanku Muhtar main ke Gunung Pinang di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Kramatwatu, Kabupaten Serang, tengah-tengah antara Kota Serang dan Cilegon. Tiba-tiba saja Rabu kemarin sepulangku dari Bogor Muhtar mengajakku main, karena aku penasaran sekali dengan spot foto Gunung Pinang yang sedang hits di kalangan anak gaul Serang-Cilegon, akhirnya aku mengajaknya main ke sana.
                That was the first time we are going there. Aku baru tahu kalau kami harus beli tiket dulu seharga Rp. 10.000,00 per orang untuk bisa naik ke puncak. But hey, Rp. 10.000,00 is worth to buy! Begitu beberapa meter motor ini melaju ke puncak yang cukup terjal, kami sudah merasakan sejuknya udara karena oksigen dari pepohonan di sekitar kami. Sangat berbeda dari beberapa saat lalu saat kami masih berada di jalan raya, panasnya Serang tiba-tiba diganti dengan sejuknya udara di Gunung Pinang yang menyegarkan. Cukup jauh jika harus berjalan kaki …