Langsung ke konten utama

Memang harus ikhlas

To the point aja, karena gue males ngetik. Gue mau cerita tentang Hari Minggu, Senin dan Hari ini.

Hari ini gue capek banget. Gue hampir tidur di kelas gara-gara adek gue bangunin gue tengah malem dengan suara teriakannya. Si Risma teriak-teriak cuma gara-gara hal sepele yaitu karena kalung pemberian pacarnya tiba-tiba hilang. Dia marah-marah ke pembantu kami sampai-sampai gue bangun! Gak tau deh para tetangga denger atau gak.

Gue berangkat sekolah terlambat. Dan gue hampir tidur dikelas sepanjang pelajaran geografi dan fisika!!!! Woahhhh nguap-nguap terus gue kerjaannya. Ini semua gara-gara gue duduk di belakang. Sepulang sekolah gue bimbel bareng temen-temen gue. Hari ini adalah hari pertama gue masuk kelas bimbel di Pa Gun. Sebenarnya gue males banget yang namanya bimbel karena gue udah bosen bimbel terus dan gue udah terlalu kecapekan karena dari SD hari-hari gue dipenuhi dengan sekolah dan les doang. Tapi walau bagaimanapun gue harus bisa terima karena percuma aja gue berdebat dengan mama cuma ngocehin soal bimbel doang. Gue emang harus bisa menerima kenyataan bahwa gue akan terus-terusan menghabiskan waktu gue cuma buat belajar dan belajar sampai gue mati. Apalagi gue sekarang masih berstatus sebagai pelajar. Gue makin gak bisa main, karena kesempatan gue main udah ilang termakan umur gue. Gue harus serius buat persiapan ke perguruan tinggi. So sad, but i must accept it with sincere. *snap!* Okay, setelah selesai, gue dan temen-temen solat dan pulang. Sesampainya dirumah gue mandi dan belajar gitar dan nulis blog ini deh.

Btw, Hari Minggu kemarin gue, Fathiya, Siwi, Nisa, dan Indira merayakan ulang tahun Indira di rumah Indira. Rumahnya Indira udah di renovasi, udah di tingkat, jadi keren gila! Gue dan temen-temen gue main dari siang sampai sore dirumahnya Indira. Mulai dari ngobrol-ngobrol, nonton video Korea, bakar ayam, sampai curhat-curhat deh gak nyangka sudah banyak perubahan pada temen-temen gue ini. Gue pulang duluan gara-gara gue harus les gitar dan tempatnya lumayan jauh tapi gue tetep seneng les di tempat itu karena gurunya seru banget dan ilmu gue cepet bertambah karena emang guru gitar gue itu gak pelit ngasih ilmu. Minggu ini gue berangkat les gak diantar mama tapi diantar ojek. Rasanya jadi aneh banget karena biasanya les diantar, ditungguin dan diantar pulang. Tapi gara-gara mama lagi di Surabaya jadi mau gak mau gue harus berangkat les sama ojek langganan gue deh.

Pada Hari Senin ebusetdah gue bangun jam 06:30 tapi untungnya gue udah expert kalau soal ngebut ngejar waktu jadi gue gak telat deh. Tapi hari Senin bawaannya bete terus it is because I HATE MONDAY. Tapi sekali lagi gue harus ikhlas menjalani hari-hari gue, walaupun hari senin gue harus tetep semangat sekolah, karena kalau gak, gue pasti bete terus.

Pada intinya, gue emang harus bisa ikhlas dalam menjalankan segala sesuatu walaupun capek. Yah, gue harap gue kuat dan bisa. Amen!

Okay, gtg sleep. See ya on my next post!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review: Himouto! Umaru-chan (Anime TV Series)

Judul                 : Himouto! Umaru-chan Penulis              : Takashi Aoshima Sutradara         : Masahiko Ohta Tahun Tayang : 2015
Himouto! Umaru-chan adalah serial manga yang  ditulis oleh Sankaku Head yang kemudian diadaptasi ke dalam serial televisi pada tahun 2015 lalu, tepatnya anime ini tayang pada tanggal 9 Juli 2015 hingga 24 September 2015.
Kemarin saya baru saja selesai menonton serial anime ini. Hanya ada 12 episodes, sehingga tidak membutuhkan banyak waktu untuk mengetahui akhir cerita serial anime bergenre komedi ini.

Umaru adalah seorang gadis SMA yang sangat pintar, berbakat, baik hati, sangat cantik, serta menarik, sangat sempurna sehingga semua orang menyukainya. Namun sifat-sifat tersebut berubah drastis seketika Umaru masuk ke dalam apartemen kecil kakaknya, Taihei. Umaru berubah menjadi seorang pemalas. Ia hanya mau bermain game, makan, dan tidur.

Oke, langsung lanjut ke episode list of Himouto! Umaru-chan: Episode 1: Umaru and Onii-chan Episode 2: Umaru and Ebina Cha…

Review: Hana Korean Restaurant Cilegon

Hello, anyeong haseooo hehehe.
Liburan ini rata-rata aku habiskan waktuku di rumah menjalani hobi-hobi yang membahagiakanku, tapi aku sempat keluar bermain bersama teman-teman SMA beberapa kali (sebenarnya dengan si itu-itu saja sih). Nah, kemarin tanggal 2 Februari setelah aku ikut seminar di kampus, aku reunian lagi dengan teman-teman SMA, tapi kali ini bukan makan-makan dan ngobrol ngalor-ngidul di tempat makan mainstream yang biasa kita sambangi, melainkan di Hana Korean Restaurant yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 14, Kel. Kedaleman Kec. Cibeber, Cilegon, Banten seberang Giant Pondok Cilegon Indah.
Karena ini pertama kalinya aku ke restoran Korea (biasanya gak berani coba-coba makanan aneh, biasanya gak punya uang, biasanya gak ada temen yang ngajak), jadi begitu ada yang ngajak, aku pasti seneng banget dan gak nolak, dan pastinya berniat untuk bikin reviewnya.
So here i go, im going to review this Korean Restaurant.
Bagi teman-teman yang berjalan di Jalan Raya Cile…

Piknik Murah Meriah Ke Gunung Pinang

Kemarin Kamis, 26 Januari 2017 aku dan temanku Muhtar main ke Gunung Pinang di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Kramatwatu, Kabupaten Serang, tengah-tengah antara Kota Serang dan Cilegon. Tiba-tiba saja Rabu kemarin sepulangku dari Bogor Muhtar mengajakku main, karena aku penasaran sekali dengan spot foto Gunung Pinang yang sedang hits di kalangan anak gaul Serang-Cilegon, akhirnya aku mengajaknya main ke sana.
                That was the first time we are going there. Aku baru tahu kalau kami harus beli tiket dulu seharga Rp. 10.000,00 per orang untuk bisa naik ke puncak. But hey, Rp. 10.000,00 is worth to buy! Begitu beberapa meter motor ini melaju ke puncak yang cukup terjal, kami sudah merasakan sejuknya udara karena oksigen dari pepohonan di sekitar kami. Sangat berbeda dari beberapa saat lalu saat kami masih berada di jalan raya, panasnya Serang tiba-tiba diganti dengan sejuknya udara di Gunung Pinang yang menyegarkan. Cukup jauh jika harus berjalan kaki …