Skip to main content

i fucking hate it

gak tau kenapa gue benci banget sekolah di sekolah gue yang sekarang. bukan karena gue minder, bukan karena teman-teman gue yang baru, tapi karena… maaf, gurunya banyak yang (untuk yang ini saya tidak bisa menjelaskan) tapi mereka… sekali lagi saya mohon maaf, mereka seperti memakan gaji buta. tapi gak semuanya sih, hanya beberapa dari mereka. mereka menyebalkan. salah satunya adalah guru pelajaran (sensor) beliau udah tua, dan… denger denger sih dari temen-temen kelas lain beliau itu centil, suka ngaca-ngaca gitu udah gitu suka gaya-gaya di depan kaca dan anehnya lagi, beliau tidak merasa malu berkaca dan bergaya di depan muridnya. THATS DISGUSTING! secara itu orang udah tua gitu loh. selain itu, beliau juga memakai banyak sekali perhiasan. kalau saya perhatikan jumlah cincinnya ada 5 dan ditambah 1 gelang. kelima cincin tersebut ia pakai di jari telunjuk, tengah dan jari manis di tangan kirinya ditambah dua cincin sekaligus di jari manis di jari kanannya dan gelang di pergelangan tangan kanannya. ya ampuuuuunnnn “alay” banget deh. oh iya soal “gaji buta” yang ia terima, ini karena dia selalu terlambat masuk kelas. walau hanya 5 menit terlambat, tetap saja terlambat. hal ini beliau lakukan berulang-ulang kali. beliau juga tidak menerangkan pelajaran dengan jelas (hal ini yang menyebabkan muridnya banyak yang di remedial) gak salah lagi kalau lebih dari 50% muridnya di remedial saat ulangan. kalaupun ada yang tidak di remedial, ini karena anak tersebut memang belajar “mati-matian” atau karena “keberuntungan” saya yakin jika mereka tidak beruntung atau benar-benar belajar sangat sulit bisa mendapatkan nilai diatas KKM bahkan bisa dibilang mustahil. tidak seperti cara mengajar guru SMP saya. beliau sangat pintar dan benar-benar hapal luar kepala materi apa yang ia ajarkan kepada muridnya sehingga saat muridnya ulangan, mereka tidak ada yang mencontek karena mereka percaya bahwa mereka dapat mengerjakan ulangan tersebut dengan lancar dan mereka yakin mereka akan mendapatkan nilai sempurna karena sang guru sangat telaten mengajar para siswa. TIDAK seperti “sang guru pemakan gaji buta” itu yang kerjaannya hanya ongkang-ongkang kaki di kelas dan membaca buku pelajaran. setelah itu, ia memberi tugas menumpuk dan ulangan yang sangat sulit. bahkan ada beberapa soal yang belum diajarkan olehnya. THATS TOTALLY SUCKS! dan yang lebih parahnya lagi, saat muridnya mendapatkan nilai dibawah KKM maka ia akan memberikan tugas remedial dengan membuat rangkuman dari seluruh materi yang pernah ia ajarkan (ada pertanyaan disini, apakah barusan anda bilang bahwa kami para murid harus membuat rangkuman dari seluruh materi yang pernah anda ajarkan? sekarang saya tanya kepada anda apakah anda sudah mengajarkan semua materinya?) selain membuat rangkuman, para siswa yang di remedial juga harus membuat 50 soal pilihan ganda dan harus rampung dalam kurun waktu yang lumayan singkat sedangkan kami para siswa sangat sibuk dengan tugas dan ulangan harian lainnya.

itulah cerita tentang kebencian gue terhadap salah satu guru yang menyebalkan.

Comments

Popular posts from this blog

Review: Himouto! Umaru-chan (Anime TV Series)

Judul                 : Himouto! Umaru-chan Penulis              : Takashi Aoshima Sutradara         : Masahiko Ohta Tahun Tayang : 2015
Himouto! Umaru-chan adalah serial manga yang  ditulis oleh Sankaku Head yang kemudian diadaptasi ke dalam serial televisi pada tahun 2015 lalu, tepatnya anime ini tayang pada tanggal 9 Juli 2015 hingga 24 September 2015.
Kemarin saya baru saja selesai menonton serial anime ini. Hanya ada 12 episodes, sehingga tidak membutuhkan banyak waktu untuk mengetahui akhir cerita serial anime bergenre komedi ini.

Umaru adalah seorang gadis SMA yang sangat pintar, berbakat, baik hati, sangat cantik, serta menarik, sangat sempurna sehingga semua orang menyukainya. Namun sifat-sifat tersebut berubah drastis seketika Umaru masuk ke dalam apartemen kecil kakaknya, Taihei. Umaru berubah menjadi seorang pemalas. Ia hanya mau bermain game, makan, dan tidur.

Oke, langsung lanjut ke episode list of Himouto! Umaru-chan: Episode 1: Umaru and Onii-chan Episode 2: Umaru and Ebina Cha…

Review: Hana Korean Restaurant Cilegon

Hello, anyeong haseooo hehehe.
Liburan ini rata-rata aku habiskan waktuku di rumah menjalani hobi-hobi yang membahagiakanku, tapi aku sempat keluar bermain bersama teman-teman SMA beberapa kali (sebenarnya dengan si itu-itu saja sih). Nah, kemarin tanggal 2 Februari setelah aku ikut seminar di kampus, aku reunian lagi dengan teman-teman SMA, tapi kali ini bukan makan-makan dan ngobrol ngalor-ngidul di tempat makan mainstream yang biasa kita sambangi, melainkan di Hana Korean Restaurant yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 14, Kel. Kedaleman Kec. Cibeber, Cilegon, Banten seberang Giant Pondok Cilegon Indah.
Karena ini pertama kalinya aku ke restoran Korea (biasanya gak berani coba-coba makanan aneh, biasanya gak punya uang, biasanya gak ada temen yang ngajak), jadi begitu ada yang ngajak, aku pasti seneng banget dan gak nolak, dan pastinya berniat untuk bikin reviewnya.
So here i go, im going to review this Korean Restaurant.
Bagi teman-teman yang berjalan di Jalan Raya Cile…

Piknik Murah Meriah Ke Gunung Pinang

Kemarin Kamis, 26 Januari 2017 aku dan temanku Muhtar main ke Gunung Pinang di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Kramatwatu, Kabupaten Serang, tengah-tengah antara Kota Serang dan Cilegon. Tiba-tiba saja Rabu kemarin sepulangku dari Bogor Muhtar mengajakku main, karena aku penasaran sekali dengan spot foto Gunung Pinang yang sedang hits di kalangan anak gaul Serang-Cilegon, akhirnya aku mengajaknya main ke sana.
                That was the first time we are going there. Aku baru tahu kalau kami harus beli tiket dulu seharga Rp. 10.000,00 per orang untuk bisa naik ke puncak. But hey, Rp. 10.000,00 is worth to buy! Begitu beberapa meter motor ini melaju ke puncak yang cukup terjal, kami sudah merasakan sejuknya udara karena oksigen dari pepohonan di sekitar kami. Sangat berbeda dari beberapa saat lalu saat kami masih berada di jalan raya, panasnya Serang tiba-tiba diganti dengan sejuknya udara di Gunung Pinang yang menyegarkan. Cukup jauh jika harus berjalan kaki …